Mungkin aku terlambat untuk menulisnya..
Sebagai awal aku ceritakan sedikit yah! :)
Nama calon suamiku : OE SUSANTO DJOHAN (52th)
Nama calon anak tiriku : CHITASYA MIZUHO DJOHAN (p,14th)
CLARISYA MISATO DJOHAN (p,8th)
Aku dan calon suamiku berkenalan lewat situs chatting MIRC. Disana kemudian kami lanjut perkenalan melalui Friendster dan No. HP. Saat itu usiaku baru 16th. Sungguh masi sangat muda. Namun aku tidak polos seperti teman-teman seusiaku. Hehehee
Dan calon suamiku, sebut saja: Ko San sudah berumur 49th
Jarak umur kami berdua sangat jauh, yaitu 32th. Sungguh bukan hubungan yang wajar antara gadis 16th dan seorang pria berumur 49th.
Saat itu dia masih mempunyai istri bernama Handayani (p,38) yang sedang sakit keras dan dalam komplikasi. Kabarnya dia sakit Lupus atau Pengeroposan Otak.
Di tahun 2009 awal kami bertemu, kira-kira dibulan sekitar Mei-April kami masih sebatas teman curhat dan teman main. Saat itu aku tidak merasakan apapun. Kami hanya teman. pikirku. Karena saudara perempuanku (cece Tasya, 21) sedang menjalin asmara dengan pria yang sudah menikah. Aku takut jika aku menaruh perasaan dan akhirnya tidak bisa lepas dari seorang pria yang sudah berkeluarga.
Tapi nyatanya Ko San berpikiran lain. Dia menyukaiku dari awal bertemu. Walaupun saat itu aku masih sangat muda dan duduk dibangku SMA.
Singkat cerita kami melanjutkan hubungan kami melalui Facebook dan HP walaupun kami sempat lost contact karena dia sedang sibuk berusaha mengobati istrinya keluar Negri tepatnya di Singapore. Saat itu sudah masuk tahun kedua, yaitu tahun 2010
Tidak disangka di akhir tahun 2009 penyakit istrinya tambah parah. Sempat berpindah-pindah Rumah Sakit akhirnya dia meninggal di Rumah Sakit Darmo pada 27Januari 2010
Aku sempat menyesal karena selama ini merepotkan dia untuk urusan pribadiku padahal saat itu dia sedang mengalami masa-masa paling berat dalam hidupnya.
Ko San dan ce Handa dikaruniai 2 putri selama 15tahun mereka berumah tangga.
Yang pertama adalah Chitasya (Chacha,12) dan kedua adalah Clarisya (Micchi,6)
Mengingatkan aku pada saat aku ditinggal pergi oleh mamaku untuk selamanya saat aku berusia 3th dan ceceku Tasya saat usia 4th.
Entah berawal darimana, hubungan kami semakin erat dan kami memulai hubungan pada bulan Februari 2010 tidak tahu tepatnya tanggal berapa? Hahaha
Yang aku ingat hanya saat Valentine tiba (14 Februari) dia mengucapkan Selamat Hari Kasih Sayang dengan pesan "Valentine tahun depan kita rayakan berdua yah"
Sampai sekarang kalimat itu masi terngiang-ngiang dibenakku.. Sungguh hal yang romantis menurutku.
Lalu secara bertahap aku mulai dikenalkan dengan kedua putrinya.
Pertama kali aku diperkenalkan oleh Micchi yang saat itu masih duduk dibangku TK-B
Dia sangaaat lucu dan menggemaskan..
Pipinya masih chubby dan menggunakan seragam TK Buah Hati. Kami bertemu di Bonnet Swalayan.
Beberapa bulan kemudian aku dipertemukan dengan anaknya yang sulung, yaitu Chacha.
Aku sempat sangat nervous, dan takut. Karena Chacha sudah menginjak kls 6SD akhir dan segera masuk ke SMP.
Aku takut pikiran remajanya sepertiku dulu, yang tidak pernah mau jika papaku menikah kembali. Berpikiran bahwa semua ibu tiri itu kejam. Hehehe korban film yah :p
Kami bertemu di Ciputra Waterpark dan aku ditemani sahabatku dari kelas 1SMK, Clara.
Setelah beberapa bulan aku berkenalan dengan mereka berdua, ternyata mereka merespon positif kehadiranku. Puji Tuhan.. Hehehe
Dan juga setelah berkenalan dengan Chacha aku masuk ke gereja GAB Rehobot. Gereja kami sekeluarga sekarang.
Dan pada bulan Juni aku di baptis oleh Ibu Gembala setempat bernama Ibu Maria.
Hubunganku sangat baik dan lancar, sampai pada ulang tahunku 30 Oktober 2010 kami berjanji akan melanjutkan kehubungan yang lebih serius yaitu pernikahan.
Kami berdua berjanji dihadapan Tuhan Yesus.. Amin
Dan walaupun hubungan kami sempat diwarnai ketegangan. Antara lain tidak disetujui oleh mantan mertuanya serta dia sekeluarga diusir dari rumah yang dia tempati selama 15tahun.
Di Villa Kalijudan, oleh mantan mertuanya, dan kemudian tragedi kami yang harus bertahan dengan jarak umur 32tahun. Sering membuat kami capek karena perbedaan pendapat dan pikiran masing-masing.
Aku cenderung bersikap kekanakan dengan sering bad mood dan menyimpan perasaan marahku alias gondok dan suka bermain teka-teki dengannya. Hehehe
Sedangkan dia adalah type yang tidak bisa menebak isi hati pasangannya dan walaupun mengaku orang yang romantis, tapi aku rasa tidak sama sekali. Huh.. :(
Oh iya, aku sempat menuliskan beberapa keluh kesahku tentangnya di blog ku yang pertama. Karena aku selalu jengkel dan sakit hati dengan segala perkataanya yang menurutku menyakitkan.
Tapi waktu berlalu dan berlalu tidak terasa sudah 3tahun kami kenal dan 2tahun menjalin kasih. Dan akhirnya rumah yang selama ini dibangun (karena insident pengusiran oleh mertuanya) sudah selesai.
Puji Tuhan kami sungguh bahagia dan lega karena tidak lagi menjalani hubungan kucing-kucingan agar menghindari bertemu dengan mertuanya.
Pada akhir tahun 2011 aku berhenti bekerja dari Centro Dept. Store di Galaxy Mall untuk melonggarkan waktu agar bisa membantu dia mempacking barang-barang untuk pindah ke rumah baru di Jl. Kalijudan Madya Gang I/No.4-6
Awal Januari 2012 kami sudah menempati rumah kami yang baru. Oh iya aku bilang rumah kami, karena pada saat itu juga aku pindah dari kost-kostanku untuk menemaninya dan membantu mengatur seluruh tatanan rumah tersebut.
Dan saat itu juga anak-anak mulai belajar memanggil aku "Mama"
Sungguh ajaib karena bukan aku yang meminta mereka begitu. Tapi inisiatif dari sikecil Micchi. Thank you my little dear :)
Diumur yang baru menginjak 19tahun aku sudah dipanggil Mama sungguh mengejutkan.
Bukan hanya untukku pribadi. Tapi juga untuk orang-orang terdekat maupun kelurgaku. Hehehe ini pengalaman hidup yang luar biasa bersama mereka.
Tapi kami sempat ditegur oleh beberapa pihak karena kami tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan. Selain dari keluargaku, akhirnya di awal bulan September kami ditegur oleh sahabat sekaligus pendeta kami yaitu, Mas Agus.
Akhirnya dengan segala pemikiran yang matang dan berdiskusi dengan keluarga masing-masing, kami memutuskan untuk menikah tanggal 10 NOVEMBER 2012 mendatang.
Puji Tuhan segala kemuliaaan hanya bagiMu Yesus.
Sempat diwarnai ketegangan juga sebelum kami memulai proses apa yang perlu disiapkan untuk pernikahan kami dengan waktu yang singkat. Yaitu sekitar 2 bulan
Mama dari Ko San menyarankan kami untuk membuat perjanjian pranikah terlebih dahulu.
Sempat protes, marah serta diwarnai air mata karena aku tidak pernah mambayangkan memiliki pernikahan dengan acara seperti itu (hukum masalah materi)
Akhirnya kami menemukan jalan tengah. Ko San diberi petunjuk oleh Yesus bagaimana dia harus bertindak dan menyikapi kejadian ini seadil-adilnya. Untuk kami berdua juga untuk kedua anak kami serta anak yang akan kami miliki nantinya.
Dan aku sempat bercerita masalah ini pada Papa dan Bugem.. Dan kedua hal yang mereka katakan sangat berarti untukku agar aku jangan takut atas apa yang akan terjadi.
Kehidupan mendatang tidak ada yang tahu seperti apa. Kita mempunyai Tuhan yang hidup dan memelihara. Kita tidak akan pernah kekurangan suatu apapun.. AMIN
Aku sempat stress memikirkan semua persiapan pernikahan kami. Karena yang paling banyak mengatur untuk segala vendor adalah aku. Waloupun kami hanya melaksanakan pemberkatan dengan resepsi kecil-kecilan serta hanya dihadiri oleh teman dan kerabat dekat, tapi sungguh melelahkan karena harus menyiapkan ditengah kesibukan kami bekerja dan degan dikejar waktu yang sedemikian singkat.
Puji Tuhan selama ini Ceceku Tasya berperan banyak untuk membantu. Serta mau mendengar keluh kesahku. Begitu juga sahabat mayaku bernama Mustika (Mooz)
Thank you all.. Kalian adalah sahabat terbaik yang dapat membantuku :)
SELURUH PERSIAPAN:
1. Aku memilih berbagai model wedding dress yang sangat membuatku excited dan bingung. Semua gaun yang ada di web sangat cantik! Tapi dengan segala pertimbangan dan pendapat dari Ko San, akhirnya kami memilih tema WHITE AND GOLD untuk pernikahan kami.
2. Aku sudah memantapkan pilihan dan segera menuju House Boutique yang sudah disarankan oleh sahabatku Gaby. Yaitu Mae Design yang ada didaerah Kendangsari.
Model gaunnya berbentuk Mermaid dengan kerah seperti gambar diatas. Cantiknya! ^^
3. Setelah itu aku mencari make up untuk wedding day serta photographer untuk mendokumentasikan pernikahan kami. Setelah tanya sana-sini, aku menemukan orang yang akan mendandaniku. Yaitu teman sekerja sahabatku Clara, yaitu Mas Ito.
Dan untuk Photographer aku menggunakan Mas Ajier yang di infokan sahabatku waktu SD yaitu, Ajeng.
Pic 1: Model rambut yang aku minati. Rambut cepol atas dengan Tiara seperti bando tanpa mengenakan Veil atau jaring-jaring.
Pic 2: Model make up yang aku minati. Eye shadow warna silver dengan lipstick soft nude.
4.Setelah itu aku mencari berbagai model sepatu di internet, dan menemukan beberapa yang aku minati dan pilihan jatuh ke salah satu sepatu yaitu, Pumps satin berwarna putih,

Tapi ini hanyalah gambar dari google. Akhirnya aku memutuskan untuk membuatnya di Online Shop teman SMPku, Berliana.
Proses pembuatannya sekitar 2minggu. Namun pada akhirnya membuat aku sangat kecewa!
Tidak seperti yang aku harapkan bahkan ukurannya kekecilan. Ya Tuhan.. :(
Setelah berpikir keras bagaimana menyiasatinya, akhirnya sepatu tersebut dibeli oleh ceceku. Puji Tuhan! Walaupun pembayarannya kredit. Hahaha :D
Dan sekarang aku belum menemukan sepatu lainnya.. Oh ya! ku hampir lupa kalau sebelumnya aku menyukai model sepatu lain tapi tidak memungkinkan untuk dibuat. Berikut ini gambarnya,
Dan beberapa hari kemudian aku menemukan sepatu dengan model yang sama namun berdetail lain di Centro, Galaxy Mall milik brand Amante!
OMG, semoga Ko San mau membelikan aku sepatu ituuu~ (harap-harap cemas)
5.Point kelima yang kami cari adalah model jas untuk Ko San beserta warnanya. Sebenarnya aku ingin dia memakai Kemeja dan Celana kain berwarna putih serat Vest dan Dasi berwarna gold. Tapi Ko San sendiri tidak ingin memakai celana warna putih.
Akhirnya setelah beberapa kali pemilihan model dan vendor mana yang akan kami pakai (membeli/membuat) akhirnya kami membuat 1 stel Jas warna Hitam beserta Vest+Dasi warna Gold di Luwes Tailor Atom Mall.
Rencana selesai pembuatan dan fitting tanggal 13Oktober, lalu kami datang sehari setelahnya, dan ternyata pas dan bagus sekali. Hanya celananya terlalu panjang dan harus dipotong, akhirnya pada hari ini baru kami ambil. Dengan biaya Rp1.570.000 dengan pelunasan Rp1.000.000
Untuk Jas tidak ada fotonya yah.. Karena kebanyakan Jas semua sama sih. Hehehe
Nanti untuk yang asli aku share di Entry yang lain :)
6.Di minggu sebelum kami fitting Jas di Luwes Tailor, kami membelikan Micchi gaun warna putih dengan kilau-kilau gold di roknya yang bermodel bersusun-susun.. dengan aksen pita dibagian bahunya. Kami membelinya di Royal Plaza yang saat itu sebenarnya kami mencarikan gaun untuk Chacha.
Kami membelinya dengan harga Rp200.000 sudah termasuk diskon 10%
Foto menyusul yah.. ^^
7.Pada hari kami fitting jas di Atom, pada saat itu kami juga mencarikan gaun untuk Chacha.
Saat itu ada 1 gaun yang sudah menjadi pertimbangan kami apabila tidak menemukan gaun yang cocok lainnya.
Pada akhirnya kami menemukan gaun yang masih terkesan remaja dan persis seperti yang diinginkan Chacha. Chacha bilang sih gaunnya seperti model princess. Dengan detail A-line pendek pada roknya, lengan dengan kain yang jatuh serta detail mata-mata swarovski (kata penjualnya) pada bagian perutnya. Sangat manis dan feminim!
Kami membelinya seharga Rp540.000 tapi karena dapat potongan diskon sebesar 20%+diskon 5.000 yang ditawar habis-habisan oleh Ko San, akhirnya gaun tersebut kami bayar senilai Rp400.000. Hehehe
Fotonya juga menyusul.. ^^




Tidak ada komentar:
Posting Komentar